News

Dinas Kehutanan - Wisata Alam Kawasan Konservasi Hutan Mangrove BSD Bontang

Dipostkan pada : 17 Mei 2017 , Admin : DPKP2@Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman & Pertanahan
Kawasan Wisata Hutan Mangrove ini sedang digandrungi oleh para nitizen, atau masyarakat pengguna social media. Tak ayal, banyak nitizen yang sering mengunggah foto sedang berada di kawasan hutan mangrove, yang terletak di daerah Bukit Sekatup Damai (BSD) tersebut. Bahkan, saat media ini menyambangi kawasan ini Minggu (13/9) kemarin, puluhan masyarakat sedang asik menikmati waktu bersama kerabat di sana.

Hutan Mangrove BSD - Ramai Di Medsos Lokasi Foto Pre Wedding

Salah seorang penjaga, Jailani mengatakan, karena ramai dan menarik wisatawan, maka dilakukan penarikan karcis sejak sepekan lalu. Sebesar Rp 3 ribu rupiah per orang. Tujuannya, agar perawatan dan pelestarian mangrove tetap tercapai. Menurut pengakuannya, kawasan wisata itu dibangun pada akhir 2014. Namun, membludak hingga mampu menyedot 300 pengunjung setiap harinya. Pun, imbuhnya, didatangi pengunjung dimulai sejak Juni lalu. ?Ada orang kemari dari pas puasa kemarin. Sering dipakai foto. (Foto) Preweding juga,? ungkapnya.
Hutan Mangrove BSD piknikbontangcom
Hutan Mangrove BSD piknikbontangcom

Buka pukul 07.00 Wita hingga 18.00 Wita, wisatawan akan menelusuri jalan di tengah lebatnya mangrove, diatas ulin seluas sekira 2 meter. Pengunjung dapat pula menikmati segarnya udara laut dan tentu saja, mendapati pemandangan aneka orang lainnya, sedang berfoto di tempat tersebut.

Aneta Roesma Mardani mengatakan, ia dan kawannya sengaja ingin melakukan wisata akhir pekan di sana. Sekaligus berfoto. Ia tak menampik jika mendapati temannya di social media, yang telah lebih dulu memposting sedang berada di hutan wisata mangrove tersebut.

?Teman teman di medsos (media social, Red.), tahunya dari situ. Akhirnya coba ke sini,? akunya.

Ia juga mengamini, salah satu tujuannya datang adalah untuk berfoto dan mengunggahnya di sosial media miliknya. ?Boleh juga. Biar tidak ketinggalan tren terkini,? timpalnya.


Sementara itu, terdapat pula segerombolan ibu memboyong anggota keluarga dan anaknya. Menurutnya, wilayah tersebut wajib dikunjungi meskipun pertama kali. ?Dengar dari tetangga. Banyak juga foto di facebook saya lihat. Sekalian ke sini coba-coba. Ini baru pertama kali dan ajak semuanya,? ujar Hamidah warga Berebas Tengah.